LANTUNAN suara azan terdengar merdu , sore itu. Sejumlah pengendara mencari-cari asalnya. Pengeras suara di Masjid Al-ikhlas adalah sumber suara indah itu. Waktu maghrib telah tiba! Satu demi satu jamaah berdatangan. Dalam waktu singkat, pelataran masjid yang super besar itu pun langsung penuh. Sejumlah kendaraan pribadi juga mulai berdatangan. Roda dua aneka merek memenuhi halaman yang juga super luas. Menandakan jamaah yang datang tak hanya mereka yang bermukim di sekitar lokasi.

Keriuhan makin terasa ketika anak-anak SMA, SMP, bahkan SD tampak berlarian menuju lokasi tersebut. Ya, mereka yang bersekolah di sekitar sana memang rutin memakmurkan masjid.Jauh sebelum dibangun, masjid itu memang sudah mengundang decak kagum. Arsitekturnya yang sangat wah dan super megah menjadi kelebihannya.

Secara ukuran, jelas masjid itu masjid terbesar ke dua di Desa kalianyar. Kini decak kagum warga semakin meningkat seiring pemanfaatan masjid tersebut untuk ibadah harian. Kala waktu salat tiba, selalu banyak jamaah yang memadatinya.

Untuk setiap shaf bisa mencapai 10 orang, artinya, jamaah masjid itu bisa tembus angka 100 kepala. Itu belum termasuk jamaah wanita yang juga tak kalah banyak.Ketika masjid-masjid lain kerap sepi, dijejali paling banter satu, dua, atau tiga shaf saja, MASJID AL-IKHLAS menunjukkan hal yang sebaliknya.

Kenikmatan beribadah di sana menjadi sesuatu yang sangat dinikmati orang yang telah berkunjung. Semua berkata satu, masjid al-ikhlas memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi setiap pengunjungnya. Antusiasme masyarakat, diiringi jumlah jamaah yang terus bertambah, boleh jadi merupakan gambaran positif akan kondisi saat ini.

Home

Nilai Keagamaan Yang Masih Terjaga di Desa Kalianyar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar